Posted by: Hendra Siry | 26 October, 2011

Pasca Perombakan. Sudi: Fadel Muhammad Punya Masalah

 

Sudi: Fadel Muhammad Punya Masalah

jakpress.com

BALI – Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi akhirnya buka suara perihal alasan pencopotan Fadel Muhammad sebagai Menteri Perikanan dan Kelautan. Ia membantah semua pernyataan Fadel yang menyebut dirinya dizalimi pihak Istana hingga terpental dari Kabinet Indonesia Bersatu II. Fadel dinilai Sudi sebagai menteri yang bermasalah. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menurut Sudi, kecewa terhadap sikap yang ditunjukkan kader Golkar tersebut.

“Ya, tentu (kecewa). Karena saudara Fadel mengatakan dia dizalimi, tidak ada penzaliman,” ujar Sudi dalam konferensi pers singkat sesampainya di Bandara Ngurah Rai, Bali, dari kunjungan ke Lombok, NTB, Jumat (21/10).

Sudi menjelaskan, pencopotan Fadel dari kabinet merupakan keputusan yang sangat rasional. “Presiden menggunakan sistem, juga berdasarkan kinerja, integritas, moral, dan itu diproses melalui sistem,” ujarnya.

Menurut Sudi, selain menggunakan pertimbangan yang sangat rasional dalam melakukan reshuffle para menterinya, Presiden SBY juga telah melakukan konsultasi dengan pemimpin partai tempat Fadel bernaung, Partai Golkar. Selain itu, terdapat alasan lain yang menjadi pertimbangan penting bagi Presiden hingga akhirnya mengganti Fadel dengan kader Golkar lainnya, Syarif Cicip Sutardjo.

“Kemudian Saudara Fadel jelas ada masalah, masalah itu real ada, data dan faktanya. Dan itu diminta diselesaikan oleh yang bersangkutan. Kemudian dalam pelaksanaannya, Presiden juga melakukan konsultasi dengan Partai Golkar sebelum mengambil keputusan,” ujarnya.

Namun, Sudi enggan membeberkan masalah apa yang dimiliki mantan Gubernur Gorontalo itu. “Masalah itu real adanya dan tidak layak saya ungkapkan masalah itu, tapi real adanya. Dan sekali lagi, Presiden melakukan konsultasi dengan Ketua Umum Partai Golkar.”

Saat ditanya apakah Fadel dicopot karena adanya masalah hukum, Sudi menjawab, “Apa itu masalah hukum atau tidak, permasalahan itu jelas ada. Saya kira mungkin biarlah proses itu berjalan. Saya tidak masuk ke wilayah itu.”

Fadel Muhammad memang mengaku kecewa atas penggantian dirinya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya, Fadel sebelumnya telah mendapatkan kepastian dari Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi bahwa dirinya tetap menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Fadel mengaku, hingga Selasa (18/10) sore ia masih dinyatakan tetap memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan. Karena itu, ia pun kembali bekerja dan bahkan rapat dengan jajaran eselon I dalam kementeriannya. Rapat mempersiapkan segala keperluan untuk rapat dengar pendapat dengan DPR, dan juga menyusun program paling dekat yakni penyelesaian penahanan kapal-kapal nelayan oleh Malaysia.

Namun tak beberapa lama kemudian, sekitar pukul 20.00 WIB, Fadel mengaku mendapat telepon dari Mensesneg Sudi Silalahi. Sudi mengatakan bahwa ada surat panggilan dari Presiden SBY. Dan belakangan diketahui bahwa dirinya terkena reshuffle.

Fadel diganti koleganya di Golkar, Syarif Cicip Sutarjo, yang juga merupakan anggota Komite Ekonomi Nasional. “Sebagai manusia biasa, saya kecewa. Sebagai seorang Islam, muslim, seperti dizalimi,” jelas Fadel. Ant/AR-


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: