Posted by: Hendra Siry | 23 August, 2010

Kerjasama Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan WWF diresmikan

Sebagai upaya mengintensifkan dan mensinergikan kerjasama antara WWF-Indonesia dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk perikanan berkelanjutan, kedua lembaga tersebut menandatangani sebuah Nota Kesepahaman Kerjasama (MoU) di Kantor KKP, Jakarta Pusat. Senin (23/08).

Kerjasama ini akan diwujudkan dalam beragam aktivitas lapangan guna mendorong praktik perikanan yang ramah lingkungan, pengelolaan kawasan dan sumber daya kelautan dan perikanan yang baik, serta pengembangan penelitian dan kebijakan perikanan. Upaya membangun kesadaran publik mengenai pentingnya konservasi sumber daya kelautan dan perikanan melalui kegiatan pendidikan, pelatihan, penyuluhan, dan kampanye juga menjadi catatan penting pada komitmen kerjasama tersebut.

Direktur Eksekutif WWF-Indonesia Efransjah menyambut baik kerjasama tersebut. Menurutnya, peran pemerintah sangat penting dalam upaya pembangunan kelautan dan perikanan. Diharapkannya, sinergi berkesinambungan antara WWF dan KKP mampu memberikan solusi terbaik dalam pelestarian sumber daya laut di Indonesia untuk kesejahteraan generasi sekarang dan masa yang akan datang.

“Saya sangat berbesar hati dan penuh harapan untuk ke depannya akan banyak lagi hal-hal yang mulia bagi tanah air ini dapat kita kerjakan bersama. WWF akan berupaya untuk membantu memfasilitasi, serta secara langsung bekerja di lapangan, dan membantu upaya edukasi serta penyadaran publik tentang pentingnya misi kita bersama yaitu perikanan dan kelautan yang berkelanjutan,” ujar Efransjah.

Sementara, Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan M. Syamsul Maarif menyatakan kerjasama KKP dan WWF-Indonesia merupakan salah satu grand strategy dalam mewujudkan visi KKP untuk menjadikan Indonesia negara penghasil produk perikanan terbesar pada 2015 dengan misi mensejahterakan masyarakat perikanan dan kelautan atau yang dikenal dengan The Blue Revolution Policies.

“Saya kira MoU ini mampu menjawab pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan yang optimal. Artinya kita tidak hanya berpikir masalah-masalah ekonomi, tetapi juga masalah-masalah yang terkait dengan lingkungan. Keseimbangan antara aspek ekonomi, aspek ekologi, dan aspek sosial menjadi hal yang harus dikedepankan,”tambahnya.

WWF-Indonesia melalui program Kelautan memiliki target untuk membantu pemerintah menetapkan 700 ribu hektar kawasan konservasi laut baru serta mendorong reformasi sektor perikanan yang berkelanjutan khususnya dalam praktik budidaya tuna, kerapu, kakap, dan udang.
Menurut Direktur Program Kelautan WWF-Indonesia Wawan Ridwan yang juga menghadiri acara penandatanganan MoU tersebut, WWF-Indonesia turut berkontribusi dalam membantu pemerintah mencapai target untuk menetapkan 20 juta hektar kawasan konservasi laut pada 2020. Saat ini, tambahnya, Indonesia telah memiliki 10 juta hektar kawasan konservasi laut, dimana sekitar 60 persennya dapat terwujud dengan dukungan aktif WWF.

“WWF sudah membantu proses penetapan 400 ribu hektar kawasan konservasi laut di Alor. Pada tahun 2013 ini kami menargetkan akan ada 300 ribu hektar lagi kawasan konservasi laut di Paloh, Kalimantan Barat dan Kepulauan Kei di Maluku,” jelas Wawan.

Selain di bidang pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan secara berkelanjutan baik di luar maupun di dalam kawasan konservasi, kerjasama WWF-Indonesia dan KKP tersebut juga diharapkan memperkuat upaya KKP dalam rangka memenuhi kebijakan dalam hal ketahanan pangan dan keberlanjutan pangan terhadap produk-produk perikanan.

Oleh: Masayu Yulien Vinanda
Sumber : WWF Indonesia, 23 August 2010
Jakarta


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: