Posted by: Hendra Siry | 8 March, 2010

First International Conference for Maleo Conservation (24- 26 Maret 2010, Tomohon, SULUT)

Maleo adalah satwa liar Sulawesi yang tidak terdapat di tempat lain di dunia, sehingga merupakan kekayaan alam unik bagi Indonesia. Maleo memiliki daya tarik tersendiri, dan banyak pihak di dunia bersedia mendukung pelestarian Maleo dan habitatnya

Maleo hidup di hutan  hujan tropis Sulawesi.  Biologinya sangat unik karena menimbun telurnya di tanah yang dihangati oleh  panas bumi atau di pantai yang terpapar panas matahari.

Populasi maleo turun drastis dalam beberapa dekade terakhir dari sekitar 25.000 menjadi kurang dari 14.000 ekor. Perubahan habitat, serta pengumpulan telur adalah penyebab utamanya dan telah mengakibatkan menghilangnya maleo dari sejumlah tempat di Sulawesi. Sekarang ini, maleo dikategorikan “terancam punah” (endangered) oleh IUCN dan dilindungi oleh undang-undang RI.

Tahun ini Kelompok Kerja Maleo Indonesia mengambil inisiatif untuk melaksanakan Konferensi Internasional Maleo yang pertama kali untuk memberikan landasan pengelolaan konservasi maleo bagi badan pemerintah, masyarakat sipil dan masyarakat luas.  Konferensi akan mempresentasikan (1) kegiatan di lapangan, (2) komunikasi, pendidikan, dan penyuluhan, serta (3) aspek ilmu pengetahuan dalam usaha konservasi maleo.  Konferensi akan dihadiri oleh 60 pelaku konservasi dan peneliti yang datang dari Sulawesi dan berbagai penjuru dunia lainnya yang selama ini aktif meneliti tentang maleo dan kerabatnya.

Peserta internasional yang akan berpartisipasi a.l. dari AS, Inggirs, Belanda, dan Australia
Tempat dan waktu acara adalah sebagai berikut:

Acara:             First Int’l Conference for Maleo Conservation
Tanggal:          24 – 26 Maret 2010
Penyelenggara: Pokja Maleo Indonesia (Ketua: Dr. John Tasirin – UNSRAT dan Dr. Hafsah Awal – UNTAD; Ketua Panitia Penyelenggara: Marc Argeloo – ahli Maleo internasional)
Lokasi:            Alam Resort, Tomohon, Sulawesi Utara
Biaya:              hanya untuk 15 pendaftar pertama, tidak dikenakan biaya pendaftaran; biaya pendaftaran Rp. 200.000
Akomodasi:     masing-masing peserta; untuk 10 pendaftar pertama akan disediakan akomodasi dengan pembebasan biaya
Transpor:         masing-masing peserta

Informasi lainnya, silahkan kunjungi

http://www.celebio.org/content/view/41/1/

Peminat dapat menghubungi panitia:

M. Indrawan,
sekretaris Pokja Maleo Indonesia
Ketua Perhimpunan Ornitolog Indonesia
Email: jamblang@cbn.net.id


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: