Posted by: Hendra Siry | 18 June, 2009

Pelantikan Pejabat Eselon I DKP yang ‘Rahasia’

Jakarta – Suasana pelantikan pejabat eselon I Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) di Gedung Mina Bahari Lantai G kantor DKP pada Selasa (16/6/2009) terlihat beda. Tak ada istri pejabat baru yang hadir. Pelantikan juga berlangsung seakan rahasia, karena wartawan juga tidak dihadirkan. Di gedung yang beralamat di Jalan Medan Merdeka Timur no 16 Jakarta Pusat itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi melantik empat pejabat baru eselon 1.

Empat pejabat baru yang dilantik Freddy itu adalah:

1. Prof. Dr. Ir. M. Syamsul Maarif, M.Eng., Dipl.Ing.DEA, sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen)
2. Dr. Ir. Dedy Heryadi Sutisna, MS, sebagai Direktur Jenderal Perikanan Tangkap
3. Prof. Dr. Ir. Alex S.W. Retraubun, M.Sc, sebagai Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K)
4. Dr. Ir. Irwandi Idris, M.Si, sebagai Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Kebijakan Publik

Syamsul Maarif, Dedy Heryadi, dan Alex Retraubun, merupakan pejabat lama yang mendapat mutasi dan promosi. Syamsul sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K), sedangkan Dedy sebelumnya menjabat Sekretaris Direktorat (Sesdit) Ditjen Tangkap, dan Alex Retraubun sebelumnya menjabat Direktur Pengembangan Pulau-pulau Kecil.

Sedangkan pejabat eselon 1 DKP yang dicopot adalah Widi Agoes Pratikto (Sekjen DKP) dan Ali Supardan (Dirjen Tangkap).

Pergantian pejabat eselon I di tubuh DKP ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 62/M tahun 2009.

Namun, ada sesuatu yang ganjil. Informasi yang didapatkan detikcom, Kamis (18/6/2009) Widi Agoes Pratikto tidak hadir dalam pelantikan pejabat baru. Padahal, biasanya pejabat baru dan pejabat lama hadir dalam acara pergantian pejabat tersebut.

Pelantikan pejabat baru oleh Freddy Numberi ini juga tidak dihadiri oleh istri para pejabat yang dilantik. Padahal, biasanya istri-istri pejabat baru dihadirkan. “Undangan pelantikan juga ditulis ‘rahasia’,” kata sumber detikcom itu.

Yang bisa menjadi masalah, pelantikan pejabat baru eselon I itu bertentangan dengan surat edaran atas nama pemerintah RI yang ditandatangani Seskab Sudi Silalahi. Surat edaran itu intinya melatang ada pergantian eselon I di semua departemen/lembaga pemerintah/nonpemerintah sampai Pilpres selesai.

Pelantikan pejabat eselon I yang ganjil ini, seperti diberitakan Bisnis Indonesia, Rabu (17/6/2009), pelantikan pejabat baru itu juga tidak diliput wartawan. Wartawan yang hadir hanya diperbolehkan di lobi dan tidak diperkenankan masuk. Freddy Numberi, anggota DPR terpilih 2009-2014 dari Partai Demokrat yang juga tim sukses SBY-Boediono juga tidak bisa ditemui wartawan saat itu.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Soenan Adi Poernomo, juga menolak menjelaskan secara terperinci tentang pergantian pejabat eselon satu tersebut. “Alasannya biasa saja untuk penyegaran jabatan di lingkungan departemen,” kata dia.
(asy/nrl)

by Arifin Asydhad – detikNews


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: