Posted by: Hendra Siry | 14 November, 2008

Rumput Laut, Andalan Baru

MATARAM, SELASA – (KOMPAS) Dalam dua bulan (Oktober- November) 2008 sedikitnya 10 investor dalam dan luar negeri datang ke Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menjajaki kemungkinan berinvestasi di daerah ini.
    
Kepala Badan Koordinasi Penanam Modal (BKPM) NTB Jalal kepada wartawan di Mataram, Selasa (11/11) mengatakan, investor tersebut berminat menanamkan modalnya di sektor agribisnis, pertambangan, energi dan perikanan yang potensinya cukup besar di daerah ini.
    
Ia mengatakan, di subsektor perikanan banyak invesntor yang berminat menanamkan modalnya untuk pengembangan komoditi rumput laut. Antara lain, perusahaan dari Korea Selatan (Korsel) tertarik untuk mengembangkan rumput laut yang dijadikan bahan baku biofuel.
    
“Untuk itu perusahaan Korsel tersebut membutuhkan lahan cukup luas, yakni 50.000 hingga 100.000 hektare untuk pengembangan budidaya rumput laut dan 400 ha untuk membangun pabrik bifuel, karena itu investor tersebut diarahkan ke perairan laut Teluk Saleh di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.
    
Sebelumnya perusahaan Korsel tersebut juga telah mengembangkan rumput laut dan membangun pabrik bioetanol di Provinsi Riau bekerja sama dengan perusahaan di daerah tersebut.
    
Selain itu, kata Jalal, investor dalam negeri asal Jakarta juga berminat mengembangkan komoditi rumput laut. Karena lahan yang dibutuhkan tidak terlalu luas, investor itu diarahkan di Pulau Lombok. Kini, pengusaha tersebut sedang melakukan peninjauan lapangan di pantai selatan dan timur Pulau Lombok.
    
Sementara investor asal Hongseong, Provinsi Chungcheongnam, Korea Selatan berminat menjajaki kemungkinan berinvestasi di sektor agribisnis jagung di NTB.
    
“Pada tanggal 16-17 Oktober 2008  Bupati (Gunsu) Hongseong, Provinsi Chungcheongnam-do, Korea Selatan, Lee Jung Kuen bersama sejumlah pejabat pemerintahannya berkunjung ke NTB untuk menjajaki peluang kerjasama di bidang agribisnis,” kata Jalal.
     
Kabupaten Hongseong merupakan daerah produksi hasil peternakan utama di Provinsi Chungcheongnam-do, Korea Selatan, daerah dengan luas wilayah 443 kilometer persegi berpenduduk 100 ribu orang itu terletak sekitar 100 kilometer arah selatan Seoul.
    
Setiap tahun, Hongseong mampu memproduksi 100.000 ekor sapi, 60.000 ekor  kerbau dan 300.000 ekor, sehingga membutuhkan makanan ternak (pakan) sedikitnya 300 ribu ton per tahun. 
    
Karena itu investor asal Korsel itu berniat menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan Pemerintah Provinsi NTB di bidang agribisnis seperti pengembangan jagung sekaligus pembangunan pabrik pakan.
        
Menurut Jalal, Bupati (Gunsu) Hongseong Lee Jung Kuen sengaja datang bersama sejumlah pengusaha untuk memastikan agar produk pakan ternak itu benar-benar bisa direalisasikan dan produknya untuk memenuhi kebutuhan pakan di daerahnya, tidak dijual ke tempat lain, karena sangat dibutuhkan.
    
Selain itu pada pertengahan Maret 2008, investor dari Korsel yang bernaung di Harim Group Planing Departement sudah menjajaki pengembangan jagung di NTB,  sekaligus membangun pabrik pakan di  daerah ini, perusahaan ini  telah menyiapkan dana investasi 30 juta dolar AS untuk investasi di sektor agribisnis jagung.
    
Investor Korsel itu membutuhkan lahan jagung seluas 5.000 hektar untuk inti dan 120.000 hektar untuk plasma, termasuk untuk lokasi pembangunan pabrik pakan ternak dan fasilitas lain.
    
Khusus untuk keperluan pabrik pakan ternak, investor asing itu membutuhkan sedikitnya 300.000 metrik ton jagung per tahun yang akan dibeli dari petani yang menjadi mitra binaan.
    
Selain dari Korsel, pengusaha asal Saudi Arabia,  Saleh Umar Al Kaldi juga datang ke NTB  untuk menjajaki kemungkinan menanamkan modalnya di bidang pengolahan jambu mete bekerjasama dengan perusahaan dalam negeri.
    
Perusahaan tersebut beminat mengembangkan industri pengolahan jambu mete menjadi bahan jadi yang selama ini dijual berupa barang mentah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: