Posted by: Hendra Siry | 31 August, 2008

Tuntutan 7 Provinsi Kepulauan Mencuat di KONAS Manado

MANADO, Sulutlink. Kembali, tuntutan 7 provinsi kepulauan di Indonesia mencuat dalam Konferensi Nasional (KONAS) ke VI yang diselenggarakan di Manado, sejak 26 hingga 29 Agustus 2008. Dihadapan ratusan peserta konferensi tentang Pesisir dan Laut di Indonesia, gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) mendesak agar BAPENNAS memperhatikan pembangunan wilayah kelautan dengan meningkatkan Dana Alokasi Umum (DAU) ke 7 Provinsi Kepulauan yang ada di Negara kita.

 

“Pemerintah pusat harus merobah paradigma pembangunan dari wilayah daratan ke wilayah kelautan. Sebab negara kita negara kepulauan. Selain itu, banyak pembangunan di daerah khusus kepulauan tertinggal jauh dari daerah daratan yang ada di Indonesia,”tegasnya dalam kesempatan yang juga dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Freddy Numberi.
 

Seperti diketahui, di Sulut sendiri sejumlah daerah pesisir atau lebih tepat daerah kepulauan khususnya di Kabupaten Sangihe dan Talaud, sangat tertinggal. Belum lagi jika tiba musim badai, sejumlah warga di beberapa pulau terutama di Miangas dan Marore, terpaksa harus rela makan Laluga (Ubi yang di campur Sagu, red) selama 6 bulan menyusul terhentinya pasokan sembako dari kapal laut.

 

Selain itu, KONAS yang dibuka secara resmi Numberi tersebut, diharapkan SHS bisa melahirkan ide serta gagasan cerdas dalam membangun wilayah pesisir dan kelautan. “Disamping itu, untuk mengembalikan kejayaan bangsa Indonesia sebagai Negara Bahari,”terangnya.

 

Menteri Freddy Numberi sendiri dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan KONAS tentang pesisir dan laut sangat dibutuhkan dalam membangun sektor kelautan secara menyeluruh. Karena forum tersebut menjadi media pertukaran informasi dalam mewujudkan keberlanjutan dan kelestarian sumber daya pesisir dan kelautan. Dia menambahkan, berbagai rekomendasi yang mampu mendukung terciptanya kerangka hukum untuk membangun sektor tersebut telah dilahirkan sejak penyelenggaraan Konas pertama di Bogor hingga Konas ke-5 di Batam.

 

Alhasil, bukti konkret dari rekomendasi Konas adalah lahirnya undang-undang 27 tahun 2007 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, yang menyempurnakan regulasi sebelumnya. Oleh karena itu Numberi juga berharap, hasil Konas ke-6 di Manado bisa memberikan efek positif dalam pemantapan implementasi undang-undang pesisir yang menjadi hasil KONAS sebelumnya.

 

Diterangkannya, sasaran lain yang akan dicapai dari pelaksanaan Konas pesisir dan laut di Manado- 26 hingga 29 Agustus adalah memantapkan rumusan penting yang akan dibawa pada forum Coastal Zone Asia Pasific di Qingdao China oktober nanti. Hasil rumusan Konas ke-6 juga akan menjadi bahan pembahasan pada kegiatan konfrensi kelautan dunia -World Ocean Confrence- yang akan dilaksanakan pada 11 hingga 15 Mei 2009 di Manado.

 

Dalam kesempatan itu, Numberi juga memberikan penghargaan Coastal Award 2008 sebagai apresiasi bagi stakeholder yang concern kelestarian dan pengelolaan sumberdaya pesisir dan kelautan. Penghargaan dibagi dalam 3 kategori yaitu pejabat pembina, masyarakat serta pewarta.

 

KONAS ke 6 Manado juga dijadikan sebagai ajang promosi Coral Triangle Initiative (CTI) atau wilayah segitiga terumbu karang. “Sosialisasi CTI juga kita lakukan di hadapan sekitar 300 peserta Konas, yang sebagian besar mewakili provinsi yang memiliki bentang lautnya terhubung dengan CTI,” kata Program Manager Head of Sub Directorate, M Eko Rudianto sembari menambahkan bahwa CTI merupakan bagian terpenting dalam pelaksanaan World Ocean Conference (WOC).

 

Laporan: Budi H Rarumangkay


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: