Posted by: Hendra Siry | 22 August, 2008

Butuh Data Atlantik, Kirim Gajah Laut

TEMPO Interaktif, Washington: Dingin yang menggigit dan es laut yang mengapung selama ini menghalangi ilmuwan mempelajari laut di sekitar Antartika di musim dingin. Tapi sekarang mereka punya solusinya, yakni mengirim gajah laut. Begitulah gagasan Jean-Benoit Charrassin dari National Museum of Natural History di Paris. Charrassin memutuskan merekrut binatang itu untuk membantunya.

Para ilmuwan menempelkan perangkat pengumpul data elektronik ke tubuh 58 gajah laut yang tinggal di kawasan tersebut. Mamalia laut itu mampu menyelam hingga kedalaman 1,6 kilometer untuk mencari makanan.

Mesin itu mengirimkan kembali sinyal radio berisi informasi temperatur, tekanan, salinitas, dan posisi gajah laut itu ketika dia muncul ke permukaan.

Hasil pekerjaan gajah laut itu amat memuaskan. Data yang mereka kumpulkan ternyata sembilan kali lebih banyak dibanding data yang sebelumnya disuplai oleh pelampung dan kapal. Penyelaman gajah laut juga memberikan informasi 30 kali lebih banyak dibanding informasi yang diketahui para ahli sebelumnya tentang es laut di musim dingin.

Secara keseluruhan, para peneliti memperoleh 16.500 profil air dari instrumen yang dibawa gajah laut itu, termasuk 4.520 profil air dari bawah es laut. Dengan informasi itu, para ilmuwan bisa memetakan kondisi air Southern Ocean.

Mereka melaporkan bahwa formasi es laut memuncak pada April dan Mei, yakni ketika belahan Bumi bagian selatan mengalami awal musim dingin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: